Lewati ke konten
← Kembali ke semua peluang
Peluang kerja sama • KSL-202610-JGBNNG

Kerja Sama Lahan Nilam

Pemilik lahan menyediakan lahan serta pengolahan awal. Rumah Nilam menjalankan budidaya hingga panen, dan membuka kesempatan berpartisipasi pada kebutuhan dana kegiatan pertama.

1.00 haLuas lahan
3 kaliRencana panen
14 bulanPeriode budidaya
Coba Nominal Partisipasi
01 • KERJA SAMA

Ini kerja sama seperti apa?

Proyek ini menyatukan kontribusi tiga pihak. Kegiatan baru dimulai setelah kebutuhan dana tersedia dan kesepakatan seluruh pihak ditandatangani.

Pemilik lahan

Menyediakan lahan serta melakukan pembajakan dan rotary.

Rumah Nilam

Mengelola penanaman, perawatan, panen, penimbangan dan pembelian daun segar.

Peserta partisipasi

Mengajukan dana kegiatan awal sesuai kemampuan, setelah kesepakatan yang jelas.

Informasi khusus lahan ini

eluang Kerja Sama Lahan Nilam – 1 Hektare
Rumah Nilam Payakumbuh membuka kesempatan berpartisipasi dalam pengelolaan kebun nilam seluas 10.000 m² (1 hektare) selama satu periode kerja sama, dengan rencana tiga kali panen pada usia tanaman 6, 10, dan 14 bulan.
Pemilik lahan telah tersedia dan berkontribusi melalui penyediaan lahan serta pekerjaan pembajakan dan rotary. Rumah Nilam bertanggung jawab atas pengelolaan budidaya, mulai dari penanaman, pemupukan, penyiangan, pengendalian hama dan penyakit, hingga panen serta pengangkutan hasil.
Kebutuhan pembiayaan tahap awal dihitung sampai panen pertama. Setelah panen, dana kegiatan untuk panen berikutnya disisihkan terlebih dahulu sebelum hasil dibagikan sesuai kesepakatan.
Kesempatan berpartisipasi tersedia dengan nominal yang dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan pembiayaan yang masih terbuka.
Kerja sama dilaksanakan setelah kebutuhan pembiayaan terpenuhi, seluruh pihak menyetujui ketentuan, dan kontrak ditandatangani.
Bersama Rumah Nilam, tumbuhkan peluang kerja sama dari lahan hingga hasil panen.

02 • PENGGUNAAN DANA

Dana awal dipakai untuk apa?

Kebutuhan awal dihitung hanya sampai panen pertama, bukan untuk membiayai seluruh 14 bulan sekaligus.

Bibit nilam20,000 batang
Rp 7,000,000
PenanamanUpah tenaga penanaman
Rp 6,000,000
PemupukanTenaga kerja dan bahan
Rp 5,440,000
PenyianganTenaga kerja dan herbisida
Rp 3,520,000
Pengendalian hama dan penyakitTenaga kerja dan bahan
Rp 1,520,000
Panen pertamaTenaga panen
Rp 9,600,000
Total rencana panen pertamaRp 33,080,000

Anggaran belum termasuk kasbon, cadangan atau penjemputan yang tarifnya belum ditetapkan. Nilai final harus disetujui sebelum kontrak.

03 • PERJALANAN PANEN

Bagaimana hasilnya dibagikan?

1
Panen pertama · usia sekitar 6 bulan

Daun segar ditimbang di lahan dan dibeli Rumah Nilam sesuai harga yang berlaku. Dana kegiatan menuju panen kedua, sekitar Rp 20,080,000, disisihkan lebih dahulu. Sisa yang layak dibagikan dihitung sesuai kontrak, termasuk penyelesaian kasbon pemilik lahan.

2
Panen kedua · usia sekitar 10 bulan

Hasil panen dipakai terlebih dahulu untuk menyiapkan dana kegiatan panen ketiga, sekitar Rp 20,080,000. Hak tiap pihak diperhitungkan setelah kewajiban dan dana kegiatan berikutnya.

3
Panen ketiga · usia sekitar 14 bulan

Tidak ada lagi dana panen berikutnya yang perlu disisihkan. Hasil dan kewajiban proyek direkonsiliasi untuk penyelesaian akhir.

Perkiraan bukan jaminan keuntungan.

Hasil bergantung pada tanaman hidup, cuaca, hama, jumlah daun aktual, dan harga pembelian. Persentase hak dan penanganan kerugian hanya berlaku setelah disetujui dalam kontrak.

04 • PERTANYAAN UMUM

Hal yang sering ditanyakan

Apakah perlu mengirim uang setelah mengajukan minat?

Belum. Pengajuan hanya menyatakan minat. Tim Kemitraan akan melakukan pemeriksaan dan menjelaskan kontrak sebelum ada tindak lanjut pembiayaan.

Apakah nominal partisipasi sama dengan persentase keuntungan?

Tidak. Nominal merupakan kontribusi dana. Bagian hasil ditentukan melalui nilai kontribusi seluruh pihak dan kesepakatan kontrak. Jumlah yang diterima mengikuti realisasi panen dan kewajiban proyek.

Bagaimana jika panen lebih sedikit dari rencana?

Hasil bisa lebih kecil, bahkan proyek dapat mengalami kerugian. Perubahan anggaran, kebutuhan dana lanjutan, serta pembagian risiko dibahas dan disepakati dalam kontrak sebelum kegiatan dimulai.

Bagaimana perkembangan lahan dipantau?

Setelah kesepakatan dan akun terhubung, peserta dapat melihat status proyek, kegiatan panen yang tercatat, dan hasil penyelesaiannya melalui portal Kerja Sama Lahan sesuai hak akses.

WhatsApp Abrar